ANJURAN PERSIAPAN PASIEN SEBELUM PEMERIKSAAN LABORATORIUM ANJURAN PERSIAPAN PASIEN SEBELUM PEMERIKSAAN LABORATORIUM

Pada hari Kamis 22 Agustus 2019 pukul 12.30 WIB, RSU Sarila Husada mengadakan kolaborasi dengan Unit Laboratorium untuk mengadakan kegiatan ilmiah RTD (Round Table Discussion) dengan tema “Anjuran Persiapan Pasien Sebelum Pemeriksaan Laboratorium”. Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilakukan setiap dua minggu sekali, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan refresh ilmu tentang materi yang disampaikan. Adapun peserta yang diikutsertakan dalam kegiatan ini adalah rekan-rekan perwakilan dari seluruh unit di RSU Sarila Husada yang berjumlah 35 peserta.

Pada kesempatan ini, Narasumber memberikan penjelasan terkait tujuan dilaksanakannya pemeriksaan laboratorium yaitu untuk mendeteksi adanya penyakit, menentukan faktor risiko penyakit, memantau perkembangan penyakit dan memantau efektivitas pengobatan. Sehingga diharapkan hasil pemeriksaan laboratorium memiliki peranan penting dalam pengambilan keputusan medis, oleh karena itu akurasi hasil menjadi suatu keharusan. Hasil pemeriksaan yang tidak akurat dikarenakan persiapan pemeriksaan yang kurang optimal akan menyebabkan tujuan pemeriksaan tidak tercapai dan dapat mengakibatkan diagnosa yang kurang tepat dan berujung pada penanganan medis yang kurang tepat pula.

Persiapan pasien tergantung dari jenis pemeriksaan laboratorium yang akan dilakukan. Berikut ini, kami sampaikan beberapa persiapan pemeriksaan yang umum dianjurkan :

  1. Pasien harus puasa minimal selama 10 jam sebelum pengambilan darah, untuk pemeriksaan trigliserida, sebaiknya pasien puasa selama 12 jam.
  2. Selama puasa, pasien tidak diperbolehkan makan dan minum, kecuali air putih.
  3. Hindari merokok, makan permen karet, minum kopi dan teh (tanpa gula), alkohol, addictive drugs (seperti amphetamine, morphine, heroin, cannabis) karena akan mempengaruhi hasil pemeriksaan.
  4. Jangan berpuasa lebih dari 14 jam.
  5. Jangan melakukan aktivitas berat seperti berolahraga sebelum pengambilan darah.
  6. Pengambilan darah sebaiknya dilakukan pagi hari, antara pukul 07.00 – 09.00. Hal ini karena pagi hari merupakan keadaan basal tubuh dimana pada umumnya belum melakukan banyak aktivitas.

Pada kesempatan RTD (Round Table Discussion) kali ini jugadihadiri olehbeliau dr. Edy Purwanto, M.Si-Med, Sp.PK yang memberikan banyak ilmu terkait persiapan dan pemeriksaan laboratorium, mengingat beraneka ragam pasien dengan kasus penyakit yang berbeda – beda. Para peserta sangat tertarik dan antusias mengikuti dengan baik. Terbukti dengan banyak peserta yang memperhatikan dan mengajukan pertanyaan terkait persiapan pemeriksaan yang berbeda – beda mengikuti permintaan pemeriksaan laborat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *