PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA NYERI PUNGGUNG BAWAH (ISCHIALGIA)

   Rumah Sakit Umum Sarila Husada mempunyai visi menjadikan Rumah Sakit yang terkemuka di wilayah Sragen dan sekitarnya. Untuk mendukung visi tersebut, salah satu misinya yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusianya, Rumah Sakit Umum Sarila Husada mengadakan kegiatan rutin berupa Round Table Discussion (RTD) setiap 2 minggu sekali.

   Pada tahun 2020 ini, RTD diawali dengan materi yang berjudul “Penatalaksanaan Fisioterapi pada Nyeri Punggung Bawah (Ischialgia)” yang dilaksanakan pada hari Kamis 16 Januari 2020 pukul 12.30 WIB. Pada kegiatan round table discussion (RTD) ini menghadirkan narasumber dari rekan-rekan Fisioterapist di RSU Sarila Husada. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan refresh ilmu tentang materi yang disampaikan. Adapun peserta yang diikutsertakan dalam kegiatan ini adalah rekan-rekan perwakilan dari seluruh unit di RSU Sarila Husada yang berjumlah 30 peserta.

   Pada kesempatan ini, Narasumber memberikan penjelasan terkait masalah Ischialgia. Ischialgia adalah kondisi dimana ada rasa sakit, rasa lemah, rasa panas dan kesemutan disepanjang kaki bagian belakang (sepanjang persyarafan ischiadicus) yang disebabkan oleh kompresi. Pada kasus ischialgia akibat spasme otot vertebra, m.piriformis, m.hamstring dan m. gastrocnemius, nyeri berasal dari daerah pantat dan menjalar menurit perjalanan n. ischiadicus dan selanjutnya pada n. tibialis dan n. pereneus communis. Adanya nyeri tersebut membuat pasien enggan menggerakkan badannya sehingga lama kelamaan akan menimbulkan keterbatasan gerak dan kelemahan otot. Untuk mengatasi keluhan tersebut, maka Fisioterapi menggunakan beberapa metode, yaitu IR, TENS dan mobilisasi saraf dalam penanganan kasus nyeri punggung bawah ischialgia.

   Narasumber menyampaikan materi dengan sangat baik dan menarik karena selain penyampaian materi dengan power point, narasumber juga menampilkan video. Hal ini membuat para peserta sangat tertarik dan antusias mengikuti dengan baik. Terbukti ketika sesi tanya jawab banyak peserta yang mengajukan pertanyaan terkait penatalakasanaan ischialgia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *